Header Ads

Wujudkan BBM Satu Harga Bagi Warga Pesisir, Perumda Bende Seguguk Inisiasi SPBU Apung

 







KAYUAGUNG-OKI,Torang news com – Perusahan Umum Daerah (Perumda) Bende Seguguk menginisiasi pembuatan SPBU terapung di Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).



Untuk memudahkan akses bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di Pesisir Timur OKI itu, Perumda Bende Seguguk OKI berencana menggandeng stakeholder terkait.


“Kami apresiasi upaya pembangunan SPBU apung ini, semoga mampu mewujudkan BBM satu harga bagi masyarakat di pesisir untuk mendorong geliat perekonomian masyarakat setempat,” ujar Wakil Bupati OKI Dja’far Shodiq saat memimpin rapat koordinasi di kantor Bupati OKI, Senin (7/2).


Tim Analis Perumda Bende Seguguk, Pratama Suryadi mengatakan, SPBU apung merupakan solusi yang dianggap tepat untuk penyediaan bahan bakar di area setempat, karena penyediaan sarana SPBU yang konvensional sulit untuk direalisasikan.


“Inisiasi SPBU terapung ini merupakan pilot project di Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam hal ini, Perumda Bende Seguguk akan beroperasi sebagai unit distribusi,” jelas Pratama.


Tidak hanya itu, untuk menunjang aktivitas di darat juga akan dibangun usaha di tengah kota, seperti bengkel, pertashop, cafe, dan carwash.


“Kesemuanya ini akan menjadi penetrasi investasi dan transaksi perekonomian yang juga meningkat,” imbunya.


Menyambut baik inisiasi tersebut, Wakil Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, Maya Fujita Astuti bersama tim mengatakan, akan melakukan pendalaman untuk kerjasama yang dimaksud.


“Rencana kerja Perumda Bende Seguguk ini sangat baik, hanya kami perlu untuk membicarakannya dengan Dewan Direksi di kantor pusat, sehingga hasil kerja yang kita lakukan nantinya sudah sesuai ketentuan sebagaimana mestinya,” ungkap Maya.


“Bank Sumsel Babel pada prinsipnya akan selalu hadir menjadi mitra untuk pembangunan di daerah,” pungkas dia.             [RF,AR.]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.